Kendari

Posyandu Kendari Jadi Pilot Project Wujudkan 6 Standar Layanan Minimal

504
×

Posyandu Kendari Jadi Pilot Project Wujudkan 6 Standar Layanan Minimal

Sebarkan artikel ini
Kendari
Pertemuan Koordinasi Tim Pembina Posyandu (Pokjanal) tingkat Kota Kendari periode 2025–2029, di salah satu hotel setempat, Selasa (22/7/2025). Foto: Istimewa

Tegas.co, Kendari – Tiga Pos Pelayanan Terpadu atau disingkat Posyandu di Kota Kendari bakal naik level menjadi percontohan penerapan 6 (Enam) bidang standar pelayanan minimal.

“Tiga Posyandu percontohan yang ditunjuk sebagai pilot project adalah Posyandu Sanggoleo (Kecamatan Baruga), Dian Palupi (Kecamatan Puuwatu), dan Bina Bersama (Kecamatan Kendari Barat),” ungkap Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Kendari, Amir Hasan saat membuka Pertemuan Koordinasi Tim Pembina Posyandu (Pokjanal) tingkat Kota Kendari periode 2025–2029, di salah satu hotel setempat, Selasa (22/7/2025).

Sekda menjelaskan bahwa standar pelayanan minimal atau disingkat SPM menindaklanjuti Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomir 13 Tahun 2024 tentang pos pelayanan terpadu dengan enam bidang standar pelayanan minimal (SPM).

Kendari
Pertemuan Koordinasi Tim Pembina Posyandu (Pokjanal) tingkat Kota Kendari periode 2025–2029, di salah satu hotel setempat, Selasa (22/7/2025). Kegiatan dibuka oleh Sekda Kendari, Amir Hasan. Foto: Istimewa

Rencana pelaksanaan standar pelayanan minimal diperkuat lewat Surat Keputusan Wali Kota Kendari Nomor 429 Tahun 2025 tentang pembentukan Tim Pembina Posyandu Kota Kendari periode 2025–2030.

“Pembentukan tim ini menjadi bukti konkret komitmen Pemerintah Kota Kendari dalam memperkuat pelayanan dasar masyarakat,” ungkap Sekda.

Dengan begitu kata Sekda, Posyandu tidak lagi dipandang sebagai objek pembangunan semata, tetapi menjadi mitra strategis Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari dalam peningkatan kualitas pelayanan dasar kesehatan pada ibu dan bayi.

Kendari
Sesi foto bersama Pertemuan Koordinasi Tim Pembina Posyandu (Pokjanal) tingkat Kota Kendari periode 2025–2029, di salah satu hotel setempat, Selasa (22/7/2025). Foto: Istimewa

Oleh karenanya, Sekda berharap agar Posyandu dengan program-program kerjanya ke depan mampu menciptakan terobosan inovatif.

“Tidak hanya bersifat rutinitas, tetapi benar-benar berdaya guna dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” ujar Sekda.

Ketua Tim Pembina Posyandu Kota Kendari, Shintya Putri Anawula Sudirman hadir dalam pertemuan koordinasi Pokjanal, menyoroti pentingnya perhatian kesejahteraan dan dukungan operasional kepada kader Posyandu.

Kendati demikian dia menyampaikan apresiasi atas dedikasi para kader Posyandu yang tetap antusias melayani masyarakat meski dengan keterbatasan insentif, yang hanya menerima honor sebesar Rp25.000-Rp100.000 per bulan.

Posyandu
Pelantikan Tim Posyandu Kota Kendari beberapa bulan lalu. Foto: Istimewa

Istri Wakil Wali Kota Kendari Sudirman ini menekankan pentingnya peran Posyandu dalam mendukung peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang saat ini masih berada di posisi 114 dari 199 negara.

Seperti diketahui, bulan Mei 2025, Wali Kota Kendari Siska Karina Imran meresmikan pembentukan Tim Pembina Posyandu.

Redaksi