
KENDARI, TEGAS.CO – Pengamanan aksi unjuk rasa di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) pada Selasa (2/9/2025) berjalan kondusif dan damai.
Hal ini didukung oleh sinergi solid antara aparatur keamanan, termasuk kesiapan pasukan dari Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Udara, Angkatan Laut, Korem, Kodim dan Babinsa yang siaga mendukung dan diperbantukan dalam tugas Kepolisian.
Kabag Ops Polresta Kendari, AKP Dr. iyan Sofian S.Si.MM saat dikonfirmasi tegas.co dalam penjelasannya, menyatakan bahwa jumlah personel yang diterjunkan untuk mengamankan aksi tersebut cukup signifikan.
Dari jajaran Kepolisian Resor (Polres) Kendari, terdapat sekitar 300 personel, ditambah dengan dua kompi dari Kepolisian Daerah (Polda).
Kekuatan ini diperkuat lagi oleh pasukan Brigade Mobil (Brimob) sebanyak lima kompi lebih, atau setara dengan 500 personel.
Tidak hanya dari Kepolisian, unsur Tentara Nasional Indonesia (TNI) juga turut berpartisipasi dalam pengamanan.
Satu kompi dari TNI Angkatan Laut dan unsur dari TNI Angkatan Udara telah disiagakan sebagai cadangan untuk memastikan keamanan tetap terjaga.
Dukungan logistik juga disiapkan dengan matang, termasuk sejumlah kendaraan operasional dan tiga unit water cannon yang disiagakan di sekitar lokasi, dua unit dari Brimob dan satu unit dari Polda.
Total personel keamanan yang diterjunkan untuk mengawal aksi di DPRD Provinsi dan Kota Kendari mencapai lebih dari 1.000 personel dari POLRI, dengan pembagian juga dilakukan untuk mengamankan titik-titik vital lain seperti Kantor Wali kota dan Kejaksaan.
“Alhamdulillah tidak ada kendala yang berarti. Masyarakat menyampaikan aspirasinya dengan damai dan tertib, tidak ada tindakan anarkis. Ini yang selalu kami harapkan,” ujar Kabag Ops Polresta Kendari, AKP Dr. iyan Sofian S.Si.MM.

Ia juga menyampaikan harapan agar ke depan masyarakat dapat terus menyampaikan pendapat dengan cara-cara yang santun dan tetap menjaga kondusivitas wilayah.
“Kami berharap masyarakat semakin dewasa dan sabar dalam menyikapi berbagai persoalan, sehingga ketertiban dan keamanan umum tetap terjaga,” pungkasnya.
Kerja sama yang solid antara TNI, Polri, dan instansi terkait lainnya menjadi kunci utama terciptanya situasi yang aman dan nyaman bagi semua pihak, baik pengunjuk rasa maupun masyarakat umum.
Publisher: Mas’ud







Komentar