
KENDARI, TEGAS.CO โ Ketua DPW Partai NasDem Sulawesi Tenggara (Sultra), H. Ali Mazi, SH, menekankan pentingnya profesionalisme dan ketaatan seluruh kader terhadap sistem organisasi yang telah ditetapkan oleh pusat. Hal ini disampaikan di sela-sela kegiatan berbagi takjil di Kendari, Jumat (6/3/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Ali Mazi menjelaskan bahwa Partai NasDem merupakan organisasi yang sangat bergantung pada sistem, terutama dalam memantau kinerja para anggotanya di legislatif.
Ali Mazi mengungkapkan, setiap anggota DPR, baik di tingkat Kabupaten/Kota, Provinsi, hingga Nasional, kini wajib menggunakan sistem berbasis teknologi informasi (IT) untuk melaporkan setiap aktivitas mereka.
Tonton video tiktok tegas.co di bawah ini ๐๐๐๐
Setiap tugas yang dilaksanakan, termasuk saat turun ke daerah pemilihan (Dapil), wajib dilaporkan melalui sistem tersebut.
Sistem ini memastikan bahwa tidak ada anggota dewan yang lalai dalam menjalankan kewajibannya kepada masyarakat dan partai.
Ali Mazi mencontohkan penggunaan identitas dalam bertugas.
Jika turun atas nama lembaga DPRD, maka atribut dewan yang digunakan.
Namun, dalam kegiatan sosial partai seperti berbagi takjil, ia menggunakan kostum resmi NasDem.
Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa seluruh kader tetap berada pada jalur perjuangan partai dan memenuhi tanggung jawab konstitusional mereka.
Penggunaan platform digital seperti aplikasi “Garuda” menjadi bukti bahwa NasDem bertransformasi menjadi partai modern yang mengedepankan data dan laporan kerja nyata.
“Semua kerja anggota DPR itu menggunakan sistem IT. Kita buat laporan apa saja yang kita laksanakan, tugas-tugas kita, saat turun ke daerah. Itulah mengapa kita disiplin dalam pelaporan ini,” ujar Ali Mazi di hadapan awak media.
Kegiatan yang berlangsung di kawasan Bypass Kendari ini ditutup dengan aksi sosial pembagian takjil kepada masyarakat sekitar, yang menunjukkan sisi humanis partai di tengah ketegasan sistem internal yang dijalankan.
PUBLISHER: MAS’UD