Berita UtamaJakartaSultra

Gubernur Sultra Hadiri Rakornas KKP 2026 di Jakarta, Fokuskan Sinergi Swasembada Pangan

361
×

Gubernur Sultra Hadiri Rakornas KKP 2026 di Jakarta, Fokuskan Sinergi Swasembada Pangan

Sebarkan artikel ini
Gubernur Sultra Hadiri Rakornas KKP 2026 di Jakarta, Fokuskan Sinergi Swasembada Pangan
Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka saat menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Program Kerja Prioritas Nasional (PKPN) Sektor Kelautan dan Perikanan Tahun 2026 yang digelar di Ballroom Gedung Mina Bahari III, Jakarta Pusat, pada 2–3 Juli 2026. FOTO: DINAS KOMINFO SULTRA

JAKARTA, TEGAS.CO – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Andi Sumangerukka, menegaskan komitmen daerah dalam mendukung percepatan pembangunan sektor kelautan dan perikanan nasional.

Hal tersebut disampaikan saat menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Program Kerja Prioritas Nasional (PKPN) Sektor Kelautan dan Perikanan Tahun 2026 yang digelar di Ballroom Gedung Mina Bahari III, Jakarta Pusat, pada 2–3 Juli 2026.

Dalam lawatan tersebut, Gubernur didampingi oleh jajaran bupati dan wali kota se-Sulawesi Tenggara serta Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, baik tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. Kehadiran delegasi Sultra ini menjadi sinyal kuat kesiapan daerah dalam menyelaraskan arah kebijakan lokal dengan program strategis pemerintah pusat.

Rakornas tahun ini mengangkat tema “Akselerasi Program Kerja Prioritas Nasional Sektor Kelautan dan Perikanan untuk Mendukung Swasembada Pangan”.

Fokus utamanya adalah memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mengakselerasi program strategis guna mewujudkan ketahanan pangan nasional.

Pembukaan acara dihadiri oleh para pemangku kebijakan strategis. Menteri Kelautan dan Perikanan memimpin jalannya kegiatan, sementara keynote speech disampaikan oleh Ketua Komisi IV DPR RI, Titiek Soeharto, dan Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan.

Dalam arahannya, para tokoh tersebut menekankan pentingnya integrasi kebijakan untuk mempercepat swasembada pangan yang berbasis pada protein ikan dan kemandirian garam nasional.

Forum ini juga menjadi ajang diskusi panel lintas kementerian, termasuk Kementerian PPN/Bappenas, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Desa dan PDT, Kementerian Keuangan, Kejaksaan Agung, serta BPKP.

Berbagai isu krusial dibahas, mulai dari tata kelola perikanan tangkap, pengembangan perikanan budidaya, hingga optimalisasi sektor pergaraman.

Bagi Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara, Rakornas ini merupakan momentum strategis.

Gubernur Andi Sumangerukka menyatakan, daerahnya akan fokus pada penguatan perikanan tangkap, pengembangan budidaya, optimalisasi kawasan pesisir, serta peningkatan nilai tambah hasil perikanan.

Fokus ini selaras dengan upaya pemberdayaan masyarakat pesisir agar lebih berkelanjutan.

Memasuki hari kedua, agenda Rakornas difokuskan pada pembahasan mendalam melalui desk khusus.

Sektor-sektor yang dibahas meliputi Desk Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP), Desk Budidaya Tematik KNMP, Desk Pergaraman, serta Desk Rehabilitasi Bencana Sumatera.

Seluruh hasil pembahasan dalam desk tersebut akan dirumuskan menjadi rekomendasi kebijakan yang menjadi acuan percepatan implementasi program di daerah.

Partisipasi aktif dalam Rakornas ini mempertegas langkah Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara dalam membangun sektor kelautan dan perikanan yang lebih maju, produktif, dan berdaya saing.

Melalui kolaborasi lintas sektor yang semakin kuat, Sulawesi Tenggara diharapkan dapat menjadi pilar utama dalam menopang ekonomi daerah sekaligus menyukseskan target swasembada pangan nasional yang dicanangkan pemerintah.

PUBLISHER: MAS’UD