BaubauBerita UtamaKesehatan

Wali Kota Baubau Terima 24 Dokter Peserta Program Internsip Indonesia Angkatan II 2026

220
×

Wali Kota Baubau Terima 24 Dokter Peserta Program Internsip Indonesia Angkatan II 2026

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Baubau Terima 24 Dokter Peserta Program Internsip Indonesia Angkatan II 2026
Wali Kota Baubau Terima 24 Dokter Peserta Program Internsip Indonesia Angkatan II 2026

BAUBAU, TEGAS.CO – Pemerintah Kota Baubau menerima penugasan 24 peserta Program Internsip Dokter Indonesia (PIDI) Angkatan II Tahun 2026 yang akan bertugas di sejumlah fasilitas pelayanan kesehatan di wilayah Kota Baubau.

Para dokter diterima secara resmi oleh Wali Kota Baubau H. Yusran Fahim, S.E., di Kantor Wali Kota Baubau, Senin (6/7/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Wali Kota didampingi Sekretaris Daerah Kota Baubau La Ode Darussalam, S.Sos., M.Si., Direktur RSUD Kota Baubau dr. Kenangan, MARS., M.Kes., Kepala Bidang Pelayanan dan Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Baubau Herlin, S.Farm., Apt., serta para dokter pendamping dari masing-masing wahana internsip.

Dalam arahannya, Wali Kota Baubau Yusran Fahim mengingatkan seluruh peserta internsip agar menjaga kedisiplinan, bekerja secara profesional, serta mematuhi seluruh ketentuan dan standar pelayanan yang berlaku di fasilitas kesehatan tempat mereka menjalankan tugas.

“Jadikan masa internsip ini sebagai kesempatan untuk belajar, mengabdi, dan memberikan pelayanan kesehatan terbaik kepada masyarakat. Bekerjalah dengan penuh tanggung jawab, disiplin, serta tetap menjunjung tinggi etika profesi kedokteran,” ujarnya.

Yusran Fahim berharap kehadiran para dokter internsip dapat semakin memperkuat pelayanan kesehatan di Kota Baubau melalui dukungan tenaga medis yang profesional, kompeten, dan memiliki komitmen tinggi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Kota Baubau melalui Kepala Bidang Pelayanan dan Sumber Daya Kesehatan, Herlin, S.Farm., Apt., menjelaskan, Program Internsip Dokter Indonesia merupakan program nasional yang mewajibkan dokter lulusan baru menjalani masa penempatan selama satu tahun di fasilitas pelayanan kesehatan.

Selama menjalani program tersebut, peserta akan mempraktikkan kompetensi klinis secara mandiri di bawah supervisi dokter pendamping.

Menurut Herlin, program ini bertujuan memantapkan kompetensi dokter baru agar siap menjalankan praktik secara profesional sekaligus mendukung peningkatan mutu pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

“Kehadiran dokter internsip diharapkan mampu meningkatkan akses dan kualitas pelayanan kesehatan, memperkuat layanan kesehatan primer di puskesmas, membantu pelayanan klinis di rumah sakit, khususnya di Unit Gawat Darurat (UGD) dan ruang rawat inap, serta mendukung pencapaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang kesehatan dan berbagai program prioritas nasional,” jelasnya.

Berdasarkan Keputusan Direktur Jenderal Sumber Daya Manusia Kesehatan Nomor HK.02.02/F/1715/2026, sebanyak 24 dokter peserta Program Internsip Dokter Indonesia Angkatan II Tahun 2026 ditempatkan di lima fasilitas pelayanan kesehatan di Kota Baubau.

Rinciannya, RSUD Kota Baubau menerima delapan dokter, Puskesmas Wajo empat dokter, Puskesmas Meo-Meo empat dokter, RS Faga empat dokter, serta Puskesmas Betoambari empat dokter.

Program Internsip Dokter Indonesia merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam memastikan dokter lulusan baru memiliki pengalaman praktik yang komprehensif sebelum menjalankan pelayanan kesehatan secara mandiri.

Selain meningkatkan kompetensi tenaga medis, program ini juga diharapkan dapat membantu pemerataan pelayanan kesehatan, terutama di daerah yang masih membutuhkan tambahan sumber daya manusia kesehatan.

JSR