3.500 Siswa SMA, SMK, dan SLB di Sultra Terima Bantuan Pendidikan
Sebarkan artikel ini
Post Views: 156
3.500 Siswa SMA, SMK, dan SLB di Sultra Terima Bantuan Pendidikan
KENDARI, TEGAS.CO – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat sektor pendidikan.
Melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Sultra, pemerintah secara resmi meluncurkan Program Prioritas Pendidikan dengan menyalurkan beasiswa kepada 3.500 siswa jenjang SMA, SMK, dan SLB di seluruh wilayah Sulawesi Tenggara.
Penyerahan bantuan tersebut dilakukan secara simbolis oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sultra, Prof. Aris Badara, dalam acara peluncuran yang berlangsung di Aula Dikbud Sultra, Selasa (7/7/2026).
Dalam keterangannya, Prof. Aris Badara merinci bahwa kuota 3.500 penerima beasiswa tahun ini terbagi ke dalam tiga jenjang pendidikan, yakni 1.700 siswa SMA, 1.700 siswa SMK, dan 100 siswa SLB. Setiap siswa yang terpilih akan menerima bantuan dana pendidikan sebesar Rp1 juta yang disalurkan dalam satu tahap.
“Program ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah untuk meringankan beban biaya pendidikan, khususnya bagi siswa yang berasal dari keluarga kurang mampu. Penyaluran kepada seluruh penerima di kabupaten dan kota se-Sultra akan dilakukan secara bertahap dalam waktu dekat,” ujar Prof. Aris.
Mengenai mekanisme penetapan, Prof. Aris menegaskan bahwa pihaknya menerapkan prinsip transparansi dan akuntabilitas.
Proses seleksi dimulai dari usulan pihak sekolah yang melampirkan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) sebagai dokumen pendukung utama.
Setelah data dikumpulkan dari satuan pendidikan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sultra melakukan rekapitulasi data.
Langkah selanjutnya, data tersebut diserahkan kepada Inspektorat Provinsi Sultra untuk menjalani proses reviu dan verifikasi faktual guna memastikan bantuan tepat sasaran.
Diketahui, program beasiswa bagi siswa kurang mampu ini merupakan bagian dari visi misi prioritas Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka, bersama Wakil Gubernur Hugua.
Inisiatif ini digulirkan sebagai langkah strategis pemerintah daerah untuk mendukung pemerataan akses pendidikan serta meminimalisir angka putus sekolah di Sulawesi Tenggara.
Melalui program ini, Pemprov Sultra berharap semangat belajar para siswa dari keluarga prasejahtera tetap terjaga, sehingga kualitas sumber daya manusia di Bumi Anoa dapat terus meningkat di masa depan. Wulan/Kominfo