Pastikan Hak Kesehatan Terpenuhi, Lapas Baubau Optimalkan Layanan Klinik Pratama

Pastikan Hak Kesehatan Terpenuhi, Lapas Baubau Optimalkan Layanan Klinik Pratama
Pastikan Hak Kesehatan Terpenuhi, Lapas Baubau Optimalkan Layanan Klinik Pratama

BAUBAU, TEGAS.CO – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Baubau terus mengoptimalkan pelayanan kesehatan bagi warga binaan sebagai bagian dari upaya pemenuhan hak dasar dan dukungan terhadap proses pembinaan di dalam Lapas. Pelayanan tersebut dilaksanakan melalui Klinik Pratama Lapas Kelas IIA Baubau.

Klinik Pratama Lapas Baubau menyediakan berbagai layanan kesehatan yang mencakup aspek promotif, preventif, kuratif, hingga pemeriksaan penunjang sederhana.

Beragam layanan tersebut diberikan untuk mendukung pemeliharaan dan pemantauan kondisi kesehatan warga binaan selama menjalani masa pembinaan.

Petugas Medis Klinik Pratama Lapas Baubau, Muhammad Idil, menjelaskan bahwa pada aspek promotif, klinik memberikan penyuluhan dan konsultasi kesehatan kepada warga binaan.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan pengetahuan serta kesadaran warga binaan dalam menjaga dan menerapkan perilaku hidup sehat.

Dalam pelaksanaannya, Klinik Pratama Lapas Baubau didukung oleh dua dokter penanggung jawab yang bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota Baubau serta enam tenaga medis dari unsur perawat.

Pada aspek preventif, Klinik Pratama Lapas Baubau melaksanakan pemeriksaan HIV serta skrining Tuberkulosis (TBC) secara rutin dan berkala.

Upaya tersebut dilakukan sebagai bagian dari deteksi dini sekaligus mendukung pencegahan dan pengendalian penyakit di lingkungan Lapas.

Sementara itu, pada aspek kuratif, Klinik Pratama menyediakan layanan rawat jalan yang mencakup pemberian oksigen, wound care atau perawatan luka, nebulizer, serta terapi pengobatan.

Klinik juga memiliki layanan on call selama 24 jam untuk mendukung penanganan kebutuhan kesehatan yang bersifat mendesak.

Selain pelayanan medis, Klinik Pratama Lapas Baubau menyediakan pemeriksaan penunjang sederhana, seperti pemeriksaan kadar gula darah, asam urat, dan kolesterol.

Pemantauan kesehatan juga dilakukan melalui pengukuran tekanan darah, denyut nadi, tinggi badan, serta berat badan.

Ketersediaan berbagai jenis layanan tersebut menunjukkan bahwa pelayanan kesehatan di lingkungan pemasyarakatan tidak hanya berfokus pada penanganan ketika warga binaan mengalami sakit, tetapi juga mencakup upaya promotif, pencegahan penyakit, deteksi dini, pemantauan kondisi kesehatan, serta penanganan medis.

Melalui optimalisasi Klinik Pratama, Lapas Kelas IIA Baubau berkomitmen untuk memastikan warga binaan memperoleh akses pelayanan kesehatan selama menjalani masa pembinaan.

Pelayanan tersebut menjadi bagian penting dalam pemenuhan hak kesehatan sekaligus mendukung terciptanya proses pembinaan yang berjalan secara optimal di lingkungan Lapas.

JSR

Komentar