Berita UtamaSultra

Usai Menyalurkan Sembako Sebanyak 49.550, Dinsos Sultra Terapkan New Normal

76
×

Usai Menyalurkan Sembako Sebanyak 49.550, Dinsos Sultra Terapkan New Normal

Sebarkan artikel ini
Kadis Sosial Prov Sultra Armunanto FOTO: ISTIMEWA

TEGAS.CO., SULAWESI TENGGARA – Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Tenggara (Dinsos Sultra), menyalurkan paket sembako sebanyak 49.550 di 17 kabupaten/kota. Usai menyalurkan Dinsos Sultra kini menerapkan new Normal.

Kepala Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Tenggara, Armunanto menjelaskan, penerapan new Normal dilaksanakan berdasarkan kondisi saat ini telah membaik dari wabah covid-19.

Meski begitu, protokol kesehatan tetap diterapkan dengan melakukan social distancing dan Physical Distancing. “Dengan menjaga jarak, menggunakan masker serta sering cuci tangan di air mengalir. Ini berguna untuk memutus rantai penyebaran virus Corona atau covid-19,”jelas Armunanto kepada tegas.co 16 Juli 2020.

Dijelaskan jumlah paket sembako yang disalurkan di semua beda-beda tergantung usulan masing-masing daerah.

Ini bertujuan untuk membantu masyarakat yang kurang mampu dan terdampak Covid-19. Namun, menurutnya usulan ini berdasarkan permintaan Gubernur Sultra sejak awal Virus Corona masuk Sultra sejak pada Maret 2020 lalu.

Wagub Sultra, Dr. Lukman Abunawas (Kanaan) bersama Kadis Sosial Prov. Sultra, Armunanto FOTO: ISTIMEWA

“Nah setelah permintaan gubernur yakni untuk datanya sejak Maret, pihak kami langsung meminta data ke kabupaten atau kota agar mereka mengusulkan ke kami, dan kami melakukan verikiasi, kemudian kami kembalikan sehingga yang didapatkan sesuai kuota yang ada, namun demikian untuk saat ini kita mulai menerapkan new Normal agar masyarakat tetap waspada dan tetap mengikuti imbauan pemerintah dan mengikuti protokol kesehatan,”tambahnya.

Dikatakannya, bantuan yang disalurkan sejak pertengahan Juni 2020 hingga memasuki penerapan new Normal mencapai sebesar Rp 18 milliar dengan persebaran paket sembako sebanyak 49.550.

“Pendekatan pada masyarakat dengan paket yang distribusikan terakhir di Wakatobi pada tanggal 16 Juni 2020 lalu, dengan begitu kita memulai juga penerapan new Normal,”katanya.

Dirinci penyebaran paket bantuan Dinsos ke sejumlah daerah adalah, Kota Baubau 3.630, Kabupaten Buton 4.946, Busel 2.450, Wakatobi 3.354, Muna 4.891, Mubar 1.579, Buteng 1.581, Butur 3.129, Kolaka 5.129, Kolut 4.882 dan Koltim 1.283 paket.

Sementara itu, Kota Kendari 6.044, Konkep 2.264, Konut 591, Konsel 548, Bombana 3.950 serta Konawe 510.

“Pesan kami adalah setelah pembagian bantuan ini masyarakat terbantu dan menerapkan new Normal agar tidak tertular covid-19,”pesan Kadis Dinsos.

Dia menambahkan dalam tingkat perampungan pihaknya memiliki dua program, yaitu, program Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dengan besaran bantuan Rp. 500 ribu per keluarga,”ungkap Armunanto.

Selain itu, tambah dia, ada juga bantuan untuk Kelompok Usaha Bersama (Kube) kepada 210 kelompok yang tersebar di 7 kabupaten/kota.

Dirinya menyebut jumlah bantuan tersebut adalah Kota Kendari 30 Kube, Wakatobi 20, Bombana 40, Kolut 40, Kolaka 40, Muna 20 dan Konkep 20 kelompok.

“Program Kube diberikan kepada yang masih aktif pada sejak 2017 – 2019, atau tiga tahun sebelumnya. Bantuan ini karena adanya dampak Covid-19. Ini stimulus dengan bantuan Rp. 6 juta per anggota kube,”tutup Armunanto.

REDAKSI