oleh

BMKG: Gempabumi Magnitudo 8,7 dan Tsunami 29 M di Pantai Selatan Jawa Timur adalah Potensi bukan Prediksi

Logo tegas.coDireksi & Redaksi tegas.co mengucapkan Selamat & Sukses Konferensi PERSATUAN WARTAWAN INDONESIA (PW)I Sulawesi Tenggara pada 9 - 11 Juli 2021 “Tingkatkan Profesionalisme Wartawan Di tengah Pandemi Covid19 Menyongsong HPN 2022 di Kendari””
BMKG: Gempabumi Magnitudo 8,7 dan Tsunami 29 M di Pantai Selatan Jawa Timur adalah Potensi bukan Prediksi
Peta gempabumi

TEGAS.CO,. JAKARTA – Merespon kekhawatiran masyarakat terkait informasi potensi terjadinya gempabumi dengan kekuatan 8,7 yang diikuti tsunami setinggi 29 meter di sepanjang pesisir pantai selatan Jawa Timur yang dilansir oleh beberapa media online, BMKG melalui Biro Hukum dan Organisasi serta Bagian Hubungan Masyarakat menyampaikan beberapa hal :

  1. Indonesia sebagai wilayah yang aktif dan rawan gempabumi memiliki potensi yang dapat terjadi kapan saja dengan berbagai kekuatan (magnitudo).
  2. Sampai saat ini belum ada teknologi yang dapat memprediksi gempabumi dengan tepat/akurat kapan, di mana, dan berapa kekuatannya, sehingga BMKG tidak pernah mengeluarkan informasi prediksi gempabumi.
  3. Berdasarkan hasil kajian dan pemodelan para ahli yang disampaikan pada diskusi bertajuk “Kajian dan Mitigasi Gempabumi dan Tsunami di Jawa Timur”, zona lempeng selatan Jawa memiliki potensi gempa dengan magnitudo maksimum M 8,7. Tetapi ini adalah potensi bukan prediksi yg pasti, sehingga kapan terjadinya tidak ada yang tahu.
  4. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak terpancing isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Video BMKG Ungkap Potensi Tsunami Tinggi di Pesisir Jatim, klik disini

Untuk itu, masyarakat diminta melakukan upaya mitigasi struktural dan kultural dengan membangun bangunan aman gempa dan tsunami. Selain itu, pemerintah daerah dengan dukungan pemerintah pusat dan pihak swasta agar menyiapkan sarana dan prasarana evakuasi yang layak dan memadai, serta BPBD diminta memastikan sistem peringatan dini di daerah rawan beroperasi/ terpelihara dengan layak dan terjaga selama 24 jam tiap hari untuk meneruskan peringatan dini dari BMKG.

Pemerintah daerah dengan pusat melakukan penataan tata ruang pantai rawan agar aman dari bahaya tsunami dengan menjaga kelestarian ekosistem pantai sebagai zona  sempadan untuk pertahanan terhadap  gelombang tsunami dan abrasi.

Pemerintah daerah dengan pihak terkait juga perlu membangun kapasitas masyarakat/edukasi masyarakat untuk melakukan response penyelamatan diri secara tepat saat terjadi gempabumi dan tsunami.

Untuk mengetahui lebih jelas terkait informasi tersebut, masyarakat dapat menghubungi Call Center 196, contact 021-6546316 atau www.bmkg.go.id dan terus monitor aplikasi mobile phone INFO BMKG.

SUMBER BMKG KENDARI

REDAKSI

DMCA.com Protection Status

Komentar