Berita UtamaKendari

Sampah di Sejumlah TPS Kendari Meluber ke Jalan, Sukanto Toding Soroti Ancaman bagi Adipura

867
×

Sampah di Sejumlah TPS Kendari Meluber ke Jalan, Sukanto Toding Soroti Ancaman bagi Adipura

Sebarkan artikel ini
Sampah di Sejumlah TPS Kendari Meluber ke Jalan, Sukanto Toding Soroti Ancaman bagi Adipura
Sampah di Sejumlah TPS Kendari Meluber ke Jalan, Sukanto Toding Soroti Ancaman bagi Adipura

KENDARI, TEGAS.CO โ€“ Dr. Ir. Sukanto Toding, MS., MA, Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (SDM) Provinsi Sulawesi Tenggara, menunjukkan kondisi memprihatinkan terkait pengelolaan persampahan di Kota Kendari pasca-perayaan Tahun Baru.

Berdasarkan pantauan lapangan yang didokumentasikannya, tumpukan sampah di sejumlah Tempat Pembuangan Sementara (TPS) terlihat tidak terangkut maksimal hingga meluber memakan badan jalan.

Dalam dokumentasi video tersebut, Sukanto memperlihatkan beberapa titik krusial yang mengalami penumpukan parah.

Salah satunya terpantau di Jalan Abdullah Silondae, jalur utama menuju kawasan Jantung Kota (Jamkot/Masjid Agung).

Tonton video tiktok tegas.co di bawah ini ๐Ÿ‘‡๐Ÿ‘‡๐Ÿ‘‡๐Ÿ‘

Di lokasi ini, volume sampah terlihat melebihi kapasitas bak penampungan, berserakan hingga ke aspal dan dilintasi oleh kendaraan yang lewat.

“Ini Jalan Abdullah Silondae menuju Jamkot. Sampah sudah sampai meluber ke jalan. Hampir sebagian besar semua TPS dalam kondisi seperti ini,” ujar Sukanto memberikan keterangan.

Selain di jalan protokol, kondisi serupa juga ditemukan di kawasan Kemaraya, tepatnya di sekitar area rumah makan Solo Van Java.

Sukanto mengestimasi, tumpukan limbah rumah tangga dan plastik tersebut telah dibiarkan selama beberapa hari setelah pergantian tahun.

“Ini situasi di daerah Kemaraya. Kalau dilihat ini sudah terjadi penumpukan kurang lebih tiga sampai empat hari pasca-tahun baru,” ungkapnya.

Situasi ini dinilai Sukanto menjadi catatan serius bagi kebersihan wajah kota.

Ia menegaskan bahwa manajemen pengelolaan sampah yang lambat seperti ini dapat menjadi hambatan besar bagi Kota Kendari dalam penilaian kota bersih.

“Ini tentu menjadi tantangan atau ancaman serius untuk perolehan Adipura Kota Kendari ke depan,” pungkasnya.

PUBLISHER: MAS’UD