
TEGAS.CO., BUTON SELATAN – Tim SAR Gabungan kembali melanjutkan operasi pencarian hari ketiga terhadap seorang lansia bernama La Wule (80), yang dilaporkan hilang di kawasan perkebunan Desa Busowa, Kecamatan Sampolawa, Kabupaten Buton Selatan.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari, Amiruddin A.S., mengonfirmasi bahwa operasi dimulai sejak pukul 06.50 WITA pada Selasa (31/03/2026).
Dalam pencarian hari ini, tim dibagi menjadi dua sektor untuk menyisir area yang lebih luas.
Penyisiran difokuskan pada area perkebunan dengan pembagian tugas sebagai berikut:
Tim 1: Melakukan penyisiran seluas 1500 m x 250 m.
Tim 2: Melakukan penyisiran seluas 1500 m x 250 m.
Meskipun kondisi cuaca di lokasi dilaporkan mendung berdasarkan pantauan BMKG, tim tetap memaksimalkan penggunaan teknologi untuk mempercepat penemuan korban.
”Kami mengerahkan personel dari Pos SAR Baubau dan Staf Ops KPP Kendari, didukung oleh alat utama seperti drone thermal untuk mendeteksi suhu tubuh melalui udara,” ujar Amiruddin.
Peristiwa hilangnya warga Desa Tira tersebut bermula pada Selasa, 24 Maret 2026, sekitar pukul 10.30 WITA. Saat itu, La Wule berangkat ke kebun dengan tujuan membawakan ikan untuk keponakannya. Namun, hingga kini korban tidak pernah sampai di lokasi tujuan dan tidak kembali ke rumah.
Pihak keluarga dan masyarakat setempat telah berupaya melakukan pencarian mandiri sebelum akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke pihak berwenang karena hasil yang nihil.
Operasi besar ini melibatkan berbagai unsur gabungan, di antaranya, staf Ops KPP Kendari dan Pos SAR Baubau, damkar Buton Selatan, Bhabinkamtibmas serta masyarakat sekitar dan keluarga korban
Selain drone thermal, tim di lapangan juga dilengkapi dengan rescue car, peralatan medis, alat evakuasi, serta peralatan komunikasi pendukung lainnya untuk memastikan operasi berjalan lancar di medan perkebunan.
Hingga berita ini diturunkan, tim masih berupaya melakukan pencarian di titik-titik yang dianggap rawan.