
KENDARI, TEGAS.CO– Peringatan Hari Jantung Sedunia (World Heart Day) tahun 2025 di Sulawesi Tenggara (Sultra) berlangsung meriah dengan dirangkaikan Jantung Sultra Run, senam bersama, dan pemeriksaan kesehatan gratis. Wakil Gubernur (Wagub) Sultra, Hugua, hadir langsung dalam acara yang diinisiasi oleh Perhimpunan Dokter Kardiovaskular Indonesia (PERKI) Cabang Kendari di Pelataran eks MTQ Kendari, Minggu (25/9/2025).
Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian PERKI terhadap kesehatan jantung masyarakat, sekaligus menjadi upaya untuk meningkatkan kesadaran publik akan pentingnya merawat organ vital tersebut.
Acara dibuka dengan lomba lari Jantung Sultra Run sejauh 5 kilometer yang menarik partisipasi ratusan peserta dari berbagai kalangan. Dilanjutkan dengan senam dan zumba yang disambut antusias oleh masyarakat. Suasana semakin semarak dengan seremoni peringatan, pengundian doorprize, serta penyediaan layanan pemeriksaan kesehatan gratis.
Wagub Hugua menekankan pentingnya menjaga kesehatan jantung karena berfungsi sebagai pusat metabolisme tubuh.
“Peringatan ini mengingatkan kita betapa sehat itu penting. Sehat itu penting, sehat itu penting. Konstitusi menegaskan tujuan mencerdaskan kehidupan bangsa, artinya kita butuh akal, budi, dan kesehatan. Kalau punya akal dan budi tapi tidak sehat, hidup akan susah,” ujarnya.

Hugua mengibaratkan jantung sebagai pompa utama. Jika terganggu, maka aliran darah, oksigen, dan nutrisi ke seluruh tubuh akan terhambat. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para penggiat jantung di Sultra yang konsisten mengedukasi masyarakat mengenai kesehatan jantung.
“Akhirnya, saya ucapkan selamat kepada seluruh penggiat jantung. Semoga usaha kita semua memberikan harapan hidup yang lebih lama dan menjadikan Sulawesi Tenggara kuat dengan masyarakat yang sehat,” tutupnya.
Ketua Panitia yang juga Ketua PERKI Sultra, dr. Sjarief Subidjakto menjelaskan, Hari Jantung Sedunia diperingati sejak tahun 1999 oleh World Heart Federation (WHF) dan World Health Organization (WHO). Tujuannya adalah mengingatkan dunia bahwa penyakit jantung dan stroke merupakan penyebab kematian nomor satu di dunia.
“Di Sulawesi Tenggara, saat ini terdapat 11 dokter spesialis jantung yang menjadi garda terdepan dalam pencegahan kematian akibat penyakit jantung. Serangan jantung disebut silent killer karena datang tiba-tiba tanpa memberi tanda. Karena itu, melalui momentum ini kami ingin terus mengingatkan masyarakat agar menjaga kesehatan jantung,” ungkapnya.
Ia menambahkan, sejak Juli 2025 PERKI Sultra telah aktif melaksanakan kampanye kesehatan melalui berbagai media, termasuk TVRI, Kendari TV, serta media sosial untuk mendorong masyarakat semakin peduli terhadap kesehatan jantung.
Peringatan Hari Jantung Sedunia dihadiri Forkopimda, Sekretaris Daerah (Sekda) Sultra Asrun Lio, Wakil Wali Kota Kendari Sudirman, Ketua TP-PKK Kota Kendari, Sekda Kota Kendari Amir Hasan, Pengurus Yayasan Jantung Sehat Provinsi Sultra, Direktur rumah sakit se-Kota Kendari, Ikatan Dokter Indonesia (IDI), serta masyarakat.
REDAKSI