Sulawesi Tenggara

Peran Krusial LO, Kunci Sukses Penyelenggaraan STQH

59
×

Peran Krusial LO, Kunci Sukses Penyelenggaraan STQH

Sebarkan artikel ini
STQH Nasional
Foto bersama Rapat Pembekalan Liaison Officer (LO) Seleksi Tilawatil Quran dan Hadis (STQH) Nasional XXVIII Tahun 2025. Pembekalan ini dilaksanakan di salah satu hotel di Kota Kendari, Selasa (30/9/2025). Foto: Setda Provinsi Sultra @2025

KENDARI, TEGAS.CO – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) dan Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama setempat menggelar Rapat Pembekalan Liaison Officer (LO) Seleksi Tilawatil Quran dan Hadis (STQH) Nasional XXVIII Tahun 2025. Pembekalan ini dilaksanakan di salah satu hotel di Kota Kendari, Selasa (30/9/2025).

Kegiatan penting ini dihadiri perwakilan Kakanwil Kemenag Sultra, Kepala Biro Kesra, Kepala Biro Adpim, panitia STQH, serta seluruh LO yang akan bertugas mendampingi dan melayani tamu undangan, panitia pusat, dewan hakim, hingga kafilah dari 34 provinsi di Indonesia.

Pembekalan LO STQH dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Sultra, Asrun Lio. Dalam sambutannya, Sekda menyampaikan peran panitia maupun LO sangat vital. Mereka adalah penghubung utama antara panitia penyelenggara dengan seluruh tamu yang hadir.

“Alhamdulillah kita telah sampai pada tahapan ini. Nanti kita akan dibekali oleh para petugas senior, LO senior, dan protokol senior terkait bagaimana melaksanakan tugas kita sebagai LO pada STQH,” katanya.

Sekda Asrun Lio mengatakan, kedatangan tamu-tamu dari provinsi lain mulai tanggal 8 Oktober, dan puncak kegiatan pembukaan yang akan berlangsung pada 11 Oktober. Oleh karena itu, peran LO sangat krusial untuk memastikan penerimaan tamu dikemas dengan baik dan profesional.

Sekda menekankan pentingnya penguasaan teknis dan etika komunikasi. LO wajib memahami dengan baik tugas dan tanggung jawabnya, termasuk menguasai informasi detail lokasi venue utama yang telah ditetapkan di eks MTQ Kendari yang saat ini sudah diperbaiki dan dilengkapi fasilitas pendukung.

“Jangan sampai ketika ditanya lokasi venue utama STQH atau fasilitas lain, justru tidak bisa menjawab,” ujarnya.

Selain itu kata Sekda, etika komunikasi menjadi fokus utama mengingat peserta dan undangan datang dari berbagai latar belakang budaya.

Sekda Sultra
Sekda Sultra, Asrun Lio menyampaikan kata sambutan membuka Rapat Pembekalan Liaison Officer (LO) Seleksi Tilawatil Quran dan Hadis (STQH) Nasional XXVIII Tahun 2025. Pembekalan ini dilaksanakan di salah satu hotel di Kota Kendari, Selasa (30/9/2025). Foto: Setda Provinsi Sultra @2025

“Kita harus mampu menyesuaikan diri. Kalau orang dari daerah tertentu berbicara keras, jangan langsung disalahartikan. Begitu juga ketika kita melayani tamu dari Jawa yang lebih halus, volume suara kita harus diatur agar tidak menyinggung. Sikap profesional dan penyesuaian budaya menjadi kunci pelayanan LO,” pesannya.

Lebih dari tugas administratif dan mendampingi tamu, Sekda Asrun Lio juga menugaskan para LO untuk berperan sebagai duta wisata. Mereka diharapkan mampu mempromosikan potensi Sultra, baik wisata alam, budaya, maupun kuliner khas daerah.

“Sampaikan kepada tamu-tamu kita tentang keindahan dan keragaman 17 kabupaten/kota di Sulawesi Tenggara. Ceritakan yang baik-baik, tunjukkan keramahan, dan kenalkan kuliner khas daerah kita seperti sinonggi, kasuami, hingga kabuto. Jangan hanya menyebutkan makanan modern seperti pizza, tapi tampilkan kekayaan kuliner lokal yang justru menjadi daya tarik tersendiri,” tuturnya.

Mengakhiri sambutannya, Sekda berpesan, tugas LO bukan sekadar menjalankan tugas, melainkan menghadirkan pelayanan dengan ketulusan dan keikhlasan.

“Tugas ini bukanlah hal yang mudah, namun juga bukan sesuatu yang berat jika kita menjalaninya dengan ikhlas. Niatkan semua ini untuk mencari pahala, sekaligus menjadi bagian dari syiar Al-Qur’an dan hadis. Dengan begitu, kita juga mengangkat martabat Provinsi Sulawesi Tenggara di tingkat nasional,” katanya.

Ia berharap, dengan bekal dari senior dan protokol berpengalaman, seluruh LO mampu memberikan pelayanan maksimal. Provinsi Sultra sendiri diketahui telah dikenal sebagai tuan rumah yang memberikan pelayanan terbaik dalam setiap perhelatan nasional, sebuah prestasi yang harus kembali ditunjukkan pada STQH Nasional kali ini.

“Mari kita laksanakan tugas ini dengan penuh dedikasi, sekaligus menjadikan momentum STQH sebagai ajang mempererat ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathaniyah, maupun ukhuwah insaniyah,” tutup Sekda Sultra.

LO STQH Nasional kali ini terbagi dalam tiga kategori utama, LO VVIP/VIP: Melayani tamu kementerian dan lembaga pusat; LO Panitia Pusat dan Dewan Hakim; dan LO Kafilah: Melayani delegasi dari masing-masing provinsi.

REDAKSI