Sulawesi Tenggara

Buka Orientasi PPPK, Sekda Sultra Tekankan Nilai BerAKHLAK

197
×

Buka Orientasi PPPK, Sekda Sultra Tekankan Nilai BerAKHLAK

Sebarkan artikel ini
Sekda Sultra
Sekda Sultra, Asrun Lio secara resmi membuka kegiatan Orientasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) gelombang ke-19 tahun 2025. Pembukaan ini berlangsung pada Selasa (14/10/2025), bertempat di Hotel Kubra Kendari. Foto: Istimewa

KENDARI, TEGAS.CO – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Asrun Lio, secara resmi membuka kegiatan Orientasi Pengenalan Nilai dan Etika Instansi Pemerintah bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) gelombang ke-19 tahun 2025. Pembukaan ini berlangsung pada Selasa (14/10/2025), bertempat di salah satu hotel di Kota Kendari.

Acara pembukaan orientasi PPPK turut dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, diantaranya Kepala BPSDM Sultra, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD), para widyaiswara, fasilitator, pejabat struktural dan fungsional BPSDM, serta berbagai pihak terkait lainnya.

Dalam sambutannya, Sekda Asrun Lio menegaskan pentingnya internalisasi nilai-nilai dasar ASN, khususnya BerAKHLAK, sebagai fondasi utama dalam membangun budaya kerja birokrasi yang profesional dan berintegritas.

Ia menekankan bahwa orientasi ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan investasi strategis dalam menciptakan ASN yang mampu menjawab tuntutan pelayanan publik yang semakin kompleks.

Nilai-nilai BerAKHLAK yang mencakup Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif, disebut Sekda sebagai prinsip kerja yang harus melekat dalam sikap dan perilaku setiap ASN, termasuk PPPK.

PPPK
Kepala BKD Sultra menyematkan tanda pengenal kepada salah satu perserta orientasi PPPK angkatan ke-19 tahun 2025. Foto: Istimewa

“Pemerintah membutuhkan aparatur yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga memiliki integritas moral dan etika kerja yang kuat,” ucap Sekda.

Selain itu, ia juga mendorong para peserta orientasi untuk memahami struktur organisasi dan pola kerja lintas sektor agar mampu berkontribusi secara sinergis dalam pencapaian visi pembangunan daerah.

Menurut Sekda, pemahaman tata kelola birokrasi yang baik akan memudahkan dalam menjalankan tugas, membangun koordinasi, serta menciptakan pelayanan publik yang efektif dan responsif.

Sekda menyampaikan, penguatan kapasitas ASN, termasuk PPPK, akan terus menjadi prioritas Pemprov Sultra melalui pelatihan, pembelajaran digital, mentoring, dan program pengembangan kompetensi lainnya. Langkah ini sejalan dengan visi pembangunan daerah menuju Sulawesi Tenggara yang Maju, Aman, Sejahtera, dan Religius pada tahun 2030.

“Dengan semangat kolaborasi dan pembelajaran berkelanjutan, saya berharap orientasi ini dapat menjadi titik awal bagi PPPK untuk menumbuhkan komitmen pengabdian dan memperkuat identitas sebagai bagian dari birokrasi yang melayani, bukan dilayani,” harapnya.

Tim Redaksi