Sulawesi Tenggara

Wagub Sultra: Pendamping Koperasi Merah Putih Emban Amanah Konstitusi

197
×

Wagub Sultra: Pendamping Koperasi Merah Putih Emban Amanah Konstitusi

Sebarkan artikel ini
Hugua
Wakil Gubernur Provinsi Sulawesi Tenggara, Hugua. Foto: Setda Provinsi Sultra @ 2025

KENDARI, TEGAS.CO – Wakil Gubernur (Wagub) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Hugua menegaskan peran strategis para pendamping Koperasi Merah Putih sebagai pelaksana amanah konstitusi dalam upaya mencerdaskan kehidupan bangsa dan mensejahterakan rakyat.

Hal ini disampaikannya saat membuka Pelatihan Pendamping Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih Tahun 2025 di Aula Pascasarjana Universitas Halu Oleo, Kendari, Rabu (22/10/2025).

Menurut Hugua, ideologi bangsa, yaitu Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945, menjadi dasar bagi pembangunan ekonomi nasional yang berbasis gotong royong.

“Sebagai pendamping koperasi, Anda mengemban amanah undang-undang. Negara besar harus punya ideologi. Kita punya Pancasila dan UUD 45. Maka dari itu, pembangunan ekonomi kita tidak boleh lepas dari semangat kebersamaan dan gotong royong,” ucap Hugua di hadapan peserta pelatihan.

Hugua mengungkapkan, pusat peradaban dunia saat ini bergeser dari Barat ke kawasan Indo-Pasifik, termasuk Asia Timur. Ia meyakini, dalam periode 2025–2045, Indonesia berpotensi menjadi pusat peradaban dunia asalkan mampu memperkuat fondasi ekonomi nasional, terutama melalui penguatan ekonomi kerakyatan dan koperasi desa.

Koperasi Merah Putih
Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Sultra bekerja sama dengan Kementerian Koperasi dan UKM RI menggelar pelatihan pendamping Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih Tahun 2025 di Aula Pascasarjana Universitas Halu Oleo, Kendari, Rabu (22/10/2025). Foto: Setda Provinsi Sultra @ 2025

Ia menegaskan kembali bahwa koperasi merupakan penopang utama perekonomian Indonesia, mengutip Undang-Undang Nomor 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian, yang menyatakan bahwa perekonomian nasional harus dibangun atas dasar semangat kekeluargaan dan gotong royong.

“Kalau koperasi berjalan baik, saya percaya Indonesia akan semakin sejahtera. Ekonomi gotong royong adalah falsafah bangsa yang membuat negara ini berdiri kokoh,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Hugua berpesan agar para pendamping koperasi segera turun ke lapangan untuk membangun koperasi juara di setiap desa dan kelurahan.

Mereka diharapkan menjadi agen perubahan yang akan melahirkan Koperasi Merah Putih Juara, koperasi yang tidak hanya unggul secara bisnis, tetapi juga mampu memberdayakan petani, nelayan, dan pelaku industri kreatif.

Kegiatan pelatihan pendamping Koperasi Merah Putih diselenggarakan oleh Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Sultra bekerja sama dengan Kementerian Koperasi dan UKM RI.

Pelatihan ini diikuti oleh total 264 peserta, yang terdiri dari 36 Project Management Officer (PMO) dan 228 Business Assistant (BA). Para peserta ini akan bertugas mendampingi, mengawasi, dan mengevaluasi pelaksanaan program Koperasi Merah Putih demi mewujudkan dampak nyata bagi masyarakat desa dan kelurahan.

Tim Redaksi