Sulawesi Tenggara

Gubernur Sultra Dukung Festival Bahasa Ibu, Jaga Kekayaan Linguistik Daerah

150
×

Gubernur Sultra Dukung Festival Bahasa Ibu, Jaga Kekayaan Linguistik Daerah

Sebarkan artikel ini
Gubernur Sultra
Mewakili Gubernur Sultra, Mayjen TNI (Purn.) Andi Sumangerukka, Sekda Sultra, Asrun Lio secara resmi membuka Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) Provinsi Sultra Tahun 2025, Rabu (12/11/2025). Foto: Setda Provinsi Sultra @2025.

KENDARI, TEGAS.CO – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) menunjukkan komitmen kuatnya terhadap pelestarian bahasa daerah dengan mendukung penuh penyelenggaraan Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun 2025.

Acara yang diinisiasi oleh Balai Bahasa Provinsi Sultra ini resmi dibuka di salah satu hotel di Kota Kendari, Rabu (12/11/2025).

Dukungan tersebut disampaikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Sultra, Asrun Lio, mewakili Gubernur Sultra, Mayjen TNI (Purn.) Andi Sumangerukka, saat membuka kegiatan.

Asrun Lio menyampaikan, Provinsi Sultra merupakan rumah bagi kekayaan linguistik yang luar biasa, dengan beragam bahasa daerah seperti Wolio, Tolaki, Muna, Moronene, Ciacia, Kulisusu, Wakatobi, dan banyak lagi.

“Namun, di tengah perkembangan zaman dan arus globalisasi, sebagian bahasa daerah tersebut mulai menghadapi ancaman kepunahan,” ujar Asrun Lio.

Untuk menghadapi tantangan ini, Pemprov Sultra menilai pentingnya kolaborasi yang erat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, lembaga pendidikan, dan seluruh lapisan masyarakat.

Pemprov Sultra berkomitmen untuk terus bekerja sama dengan Balai Bahasa dan semua pemangku kepentingan dalam memperkuat program pelestarian, mencakup penyelenggaraan festival seperti FTBI, integrasi nilai budaya dalam pendidikan, hingga pembinaan berkelanjutan bagi generasi muda.

“Kami mengajak pemerintah kabupaten dan kota agar menempatkan pelestarian bahasa daerah sebagai bagian dari pembangunan kebudayaan daerah, termasuk mendukung pembelajaran muatan lokal di sekolah,” tambahnya.

FTBI Sultra
Sekda Sultra, Asrun Lio menyatakan, Pemprov Sultra mendukung pelestarian bahasa daerah dengan mendukung penuh penyelenggaraan Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun 2025. Foto: Setda Provinsi Sultra @2025

Atas nama Gubernur, Asrun Lio menyampaikan penghargaan dan apresiasi pada Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa melalui Balai Bahasa Provinsi Sultra.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara, kami menyampaikan penghargaan dan apresiasi kepada Balai Bahasa yang telah menginisiasi kegiatan penting ini dalam menjaga warisan budaya daerah, khususnya bahasa Tolaki dan Wolio,” kata Asrun Lio, seraya memberikan pujian kepada para guru dan pembina yang telah membimbing peserta didik hingga dapat tampil di festival.

Asrun Lio berharap FTBI dapat mencetak generasi muda yang tidak hanya cerdas dan berprestasi, tetapi juga memiliki akar kuat pada nilai budaya dan bahasa daerahnya.

“Festival ini bukan sekadar lomba, tetapi ruang belajar bagi generasi penerus untuk menumbuhkan kebanggaan terhadap bahasa dan budaya daerah kita,” harapnya.

Ia pun mengajak seluruh pihak agar upaya pelestarian bahasa daerah tidak berhenti pada seremoni, tetapi menjadi gerakan berkelanjutan yang mendarah daging di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat.

Publiser: Mas’ud