Berita UtamaJakarta

Gubernur Dorong Pengembangan Potensi Maritim Sultra dan Persiapan KNMP Sorue Jaya

842
×

Gubernur Dorong Pengembangan Potensi Maritim Sultra dan Persiapan KNMP Sorue Jaya

Sebarkan artikel ini
Gubernur Dorong Pengembangan Potensi Maritim Sultra dan Persiapan KNMP Sorue Jaya
Gubernur Sultra, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka

JAKARTA, TEGAS.CO – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) terus memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat guna memaksimalkan potensi sektor kemaritiman.

Hal ini ditegaskan dalam pertemuan audiensi antara Gubernur Sultra, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, dengan Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) RI, Laksamana Madya TNI (Purn) Dr. Didit Herdiawan, M.P.A., M.B.A., di Jakarta, Rabu sore (7/12/2025).

Pertemuan strategis tersebut membahas dua agenda utama, yakni koordinasi persiapan peresmian Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Desa Sorue Jaya, Kabupaten Konawe, serta permohonan dukungan KKP untuk akselerasi pengembangan potensi kelautan Sultra.

Gubernur Andi Sumangerukka memaparkan bahwa KNMP di Desa Sorue Jaya, Kecamatan Soropia, bukan sekadar permukiman nelayan biasa.

Tonton video tiktok tegas.co di bawah ini πŸ‘‡πŸ‘‡πŸ‘‡πŸ‘

Kawasan seluas dua hektare ini dirancang sebagai destinasi wisata bahari terintegrasi yang memiliki konektivitas langsung dengan objek wisata unggulan Pulau Bokori dan Pantai Toronipa.

Fasilitas di kawasan ini terbilang lengkap, mulai dari shelter pendaratan ikan, bengkel nelayan untuk perawatan sarana tangkap, hingga sentra wisata kuliner berbasis hasil laut.

β€œArtinya, kawasan ini memiliki banyak aspek potensial yang saling terintegrasi, baik dari sisi ekonomi, pariwisata, maupun pemberdayaan masyarakat,” jelas Andi Sumangerukka di hadapan Wamen KKP.

Secara geografis, lokasi KNMP dinilai sangat strategis dengan akses jalan yang memadai, hanya berjarak sekitar 38 kilometer atau satu jam perjalanan dari bandara.

Sebagai bentuk komitmen daerah, Pemprov Sultra juga merencanakan pembangunan 1.000 unit rumah nelayan melalui APBD, di mana 100 unit di antaranya akan dialokasikan khusus di KNMP Desa Sorue Jaya.

Lumbung Ikan dan Industri Garam
Selain membahas KNMP, Gubernur juga membeberkan data potensi besar perikanan Sultra yang belum tergarap maksimal.

Ia menyoroti industri perikanan di Kabupaten Wakatobi yang memiliki potensi produksi tuna, cakalang, dan tongkol mencapai 1.177.857 ton per tahun.

Selain itu, potensi industri garam di Desa Wumbulasa, Kabupaten Bombana, juga menjadi sorotan utama.

β€œKami berharap KKP dapat memberikan dukungan yang lebih luas agar potensi kemaritiman Sultra ini dapat tergarap optimal, sehingga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan secara nyata meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir,” harap Gubernur.

Menanggapi paparan tersebut, Wakil Menteri KKP, Didit Herdiawan, menyambut baik inisiatif Pemprov Sultra. Ia menyatakan bahwa program-program yang dipaparkan sejalan dengan prioritas nasional.

Wamen KKP menegaskan komitmen pemerintah pusat dalam penguatan kawasan pesisir melalui program Kampung Nelayan Merah Putih dan Koperasi Desa Merah Putih.

Selain itu, pembangunan tambak garam dan sektor perikanan di Sultra dinilai krusial sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan nasional berbasis maritim.

PUBLISHER: MAS’UD